Apa Itu Copy Trading, Keuntungan Serta Apa Kerugiannya?
Sejak pertama kali dipakai trader forex pada awal tahun 2000-an, copy trading terus terkenal sampai ketika ini. Istilah ini pun ketika ini juga dipakai oleh trader cryptocurrency. Yang butuh digarisbawahi, copy trading bukan social trading.
Jika sistem social trading memungkinkan setiap taktik trading yg dipakai oleh trader profesional untui ditiru oleh trader lainnya. Perbedaannya dengan copy trading merupakan proses penyalinan taktik yg dilakukan dengan cara otomatis. Ini jauh lebih mempermudah dan memanjakan para trader pemula.
Keuntungan Copy Trading
Tingkat Risiko Rendah
Secara otomatis trader pemula mampu menyalin sepenuhnya taktik yg dipakai oleh trader profesional. Hal ini tak hanya mensugesti kemungkinan keuntungan yg lebih absolut tapi juga risiko gagal menjadi lebih rendah.
Belajar dan Tetap Memperoleh Keuntungan
Apapun tipe perdagangannya, pengetahuan merupakan basis mutlak untuk menambah keuntungan dengan cara signifikan. Konsekuensinya merupakan waktu yg diluangkan juga terus tak sedikit untuk belajar. Di segi lain, trader pemula juga tak tabah mendapatkan keuntungan. Untuk menjawab kebutuhan ini, copy trading merupakan solusinya.
Peluang mendapatkan keuntungan lebih besar sebab kita mengikuti taktik para profesional. Jangan buang peluang ini untuk tetap belajar sendiri jadi kamu juga mampu menjadi trader profesional di kemudian hari.
Para Trader Profesional Memperoleh Komisi
Mungkin terbesit sekilas pertanyaan di kepala kita, kenapa para profesional bersedia disalin taktik mereka yg sudah dipelajar dalam jangka waktu panjang tersebut? Jawabannya adalah, trader profesional mendapatkan balasan yg setimpal.
Mereka tak hanya mendapatkan keuntungan dari trading yg mereka perbuat tapi juga komisi dari broker. Sebelumnya, broker absolut sudah menerapkan beban komisi ini pada trader pemakai copy trading.
Kelemahan Copy Trading
Meski tak terlalu banyak, copy trading tetap mempunyai kelemahan. Mungkin ini mampu terus lebih baik seiring perkembangan teknologi, tapi mendalami trading lebih lanjut tetap dianjurkan sekalipun kamu memulainya dengan copy trading. Berikut merupakan dua kelemahan copy trading yg butuh kamu pertimbangkan:
Adanya Jeda Waktu Saat Order
Apakah kamu ingat tutorial kerja mesin copy? Ada yg copy, dan absolut saja ada yg asli. Dan taktik yg orisinil sekalipun mampu kita tiru sepenuhnya, itu tetap memakan sedikit waktu jadi order yg dilakukan oleh pemakai copy trading lebih lamban dari profesional.
Perbedaan jeda waktu yg singkat ini tetap berpotensi memunculkan kerugian jika tak didukung dengan kejelian dan pengalaman. Kendala teknis semacam jaringan internet alias performa smartphone pun juga butuh diperhatikan.
Hanya Satu Platform
Copy trading sejauh ini hanya mampu dipakai dalam satu platform yg sama. Agar mampu memakai platform ini tetap butuh mengalihkan platform dan ini mungkin membikin sebagian trader tak enjoy sebab tak lebih efisien.
Itu tadi merupakan penjelasan lengkap tentang copy trading, kelemahan dan keuntungannya. Copy trading sudah tak sedikit menolong trader pemula mencapai keuntungan maksimal dengan pengalaman yg tetap minim. Untuk kelemahan yg tetap ada, seiring perkembangan teknologi sangat mungkin mampu diatasi.